A. ISO SERIES
1. Documenting & Implementing of ISO 9001:2000
Tanggal : 10-11 Juli 2008
Investasi : Rp. 2.350.000 ,-
Memahami prinsip manajemen mutu yang menjadi dasar standar ISO 9001:2000, persyaratan- persyaratan standar ISO 9001:2000 secara rinci, kebijakan-kebijakan perusahaan/ institusi yang perlu dituangkan dalam dokumen SMM ISO 9001:2000, langkah-langkah pengembangan sistem manajemen mutu berdasarkan persyaratan ISO 9001:2000, kebutuhan sumber daya untuk menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001:2000, bentuk-bentuk implementasi SMM ISO 9001:2000 pada perusahaan/ institusi, "Continuous Quality Improvement" dalam implementasi SMM ISO 9001:2000 pada perusahaan/ institusi serta proses sertifikasi dan lembaga sertifikasi sistem mutu di Indonesia & Internasional.

2. Internal Audit of ISO 14001:2004 Based on ISO 19011 : 2002
Tanggal : 22-23 Juli 2008
Investasi : Rp. 2.850.000,-
Memahami persyaratan ISO 14001:2004 tentang pelaksanaan Audit Internal, pendekatan audit sesuai dengan ISO 19011:2002, kebutuhan Kompetensi Auditor, perencanaan dan Program Audit Internal, teknik-teknik Audit Internal & pelaporan Audit Sistem Manajemen Lingkungan dan kinerja bisnis.

3. Integrated Management System ISO 9001: 2000, ISO 14001:2004 & SMK3 / OHSAS 18001:1999
Tanggal : 5-6 Agustus 2008
Investasi : Rp. 2.500.000,-
Memahami prinsip-prinsip dasar pembentukan sistem manajemen terintegrasi, kesamaan persyaratan yang ada dalam Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2000, Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2004, dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja OHSAS 18001 serta langkah pembentukan dan penerapan sistem manajemen terintegrasi.

4. Internal Quality Audit, ISO 9001:2000, Sistem Manajemen Mutu, Training Base Performance, Continual Improvement (Certified of Examination)
Tanggal : 16 Agustus 2008
Investasi : Rp. 1.650.000,-
Mendeteksi praktek ketidaksesuaian dan melakukan tindakan perbaikan sebagai persiapan untuk audit sertifikasi. Memprakarsai audit setelah perubahan system dikarenakan perubahan dalam organisasi, teknologi baru/proses, peraturan dll. Menunjukkan komitment manajemen terhadap mutu. Prasarana manajemen untuk menentukan kefektifan dari sistem yang diidentifikasi dan diterapkan didalam memenuhi sasaran mutu yang telah ditetapkan serta untuk mengetahui adanya kesempatan memperbaiki sistem manajemen mutu. Memastikan kesesuaian / ketidaksesuaian penerapan terhadap persyaratan yang ditetapkan. Mengevaluasi pemeliharaan dari sistem manajemen mutu.